Jarang Diperhatikan, Selang Rem Motor Wajib Diganti Baru Setelah Dipakai Berapa Lama?

Jarang Diperhatikan, Selang Rem Motor Wajib Diganti Baru Setelah Dipakai Berapa Lama?

ANGKARAJA – Sistem pengereman merupakan salah satu komponen paling vital pada sepeda motor. Namun, di balik kampas dan cakram rem yang sering dicek, ada satu bagian penting yang kerap luput dari perhatian, yakni selang rem. Padahal, kondisi selang rem sangat berpengaruh terhadap respons dan keamanan pengereman.

Lalu, berapa lama sebenarnya selang rem motor wajib diganti?

Fungsi Penting Selang Rem

Selang rem berfungsi sebagai jalur penyalur minyak rem dari master rem menuju kaliper. Saat tuas atau pedal rem ditekan, tekanan hidrolik diteruskan melalui selang ini untuk menjepit kampas ke cakram.

Jika selang rem bermasalah—mengembang, getas, atau bocor—maka tekanan rem tidak tersalurkan optimal. Akibatnya, daya pengereman melemah dan respons rem terasa tidak pakem.

Usia Pakai Selang Rem Motor

Secara umum, selang rem motor disarankan diganti setiap 4–5 tahun, meskipun belum terlihat bocor. Untuk motor yang digunakan harian dengan intensitas tinggi, usia pakai bisa lebih pendek.

Faktor yang memengaruhi usia selang rem antara lain:

  • Paparan panas mesin dan matahari
  • Kualitas bahan selang
  • Kondisi jalan dan getaran
  • Kebiasaan perawatan

Selang rem berbahan karet memiliki kecenderungan mengalami pengerasan dan retak halus seiring waktu.

Tanda Selang Rem Harus Diganti

Pengendara perlu waspada jika muncul gejala berikut:

  • Tuas rem terasa lebih dalam atau lembek
  • Respons rem menurun meski kampas masih tebal
  • Permukaan selang terlihat retak, getas, atau menggelembung
  • Ada rembesan minyak rem di sekitar selang

Jika salah satu tanda tersebut muncul, penggantian selang rem sebaiknya dilakukan segera demi keselamatan.

Bahaya Menunda Penggantian Selang Rem

Menunda penggantian selang rem yang sudah tua dapat berakibat fatal. Selang yang melemah bisa pecah secara tiba-tiba saat pengereman mendadak, menyebabkan rem kehilangan tekanan total.

Selain itu, selang rem yang mengembang akan mengurangi akurasi pengereman, sehingga jarak berhenti menjadi lebih panjang.

Selang Rem Standar vs Selang Rem Braided

Saat mengganti, pengendara bisa memilih:

  • Selang rem standar (karet): nyaman dan cocok untuk penggunaan harian
  • Selang rem braided (berlapis baja): lebih tahan panas, tidak mudah mengembang, dan respons rem lebih presisi

Selang braided umumnya memiliki usia pakai lebih panjang, namun tetap perlu dicek secara berkala.

Tips Merawat Selang Rem Agar Awet

Agar selang rem lebih tahan lama:

  • Hindari membersihkan dengan bahan kimia keras
  • Periksa kondisi selang setiap servis berkala
  • Pastikan posisi selang tidak tertekuk atau tergesek
  • Ganti minyak rem secara rutin untuk mencegah korosi dari dalam

Kesimpulan

Meski jarang diperhatikan, selang rem motor sebaiknya diganti setiap 4–5 tahun atau lebih cepat jika menunjukkan tanda kerusakan. Mengabaikan komponen kecil ini bisa berdampak besar terhadap keselamatan berkendara.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *